... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Senin, 03 November 2014
SOPAN SANTUN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Wiro Sableng #120 : Kembali Ke Tanah Jawa
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Episode : KEMBALI KE TANAH JAWABAB I
Malam gelap gulita. Tak nampak rembulan tak kelihatan kelipan bintang. Udara dingin menusuk tulang sampai ke sumsum. Hembusan angin laksana menyayat kulit. Suasana sunyi di kawasan bukit-bukit karang sesekali dipecah oleh suara deburan ombak yang datang dari arah Teluk Penanjung – Pangandaran, menghantam kaki bukit karang. Di arah timur, dua bukit karang menjulang tinggi menghitam. Di antara dua batu karang ini terbentang satu jurang dalam gelap gulita. Sesekali terdengar suara aneh seperti ngiang tiupan seruling. Itulah suara angin yang terpesat berputar masuk ke dalam jurang, tenggelam lalu menebar di dasarnya tak mampu bergerak naik kembali.
Di salah satu sisi barat jurang pada kedalaman hanya sekitar dua puluh kaki terdapat bagian dinding jurang mencekung ke dalam membentuk goa seluas hampir 20 kaki persegi. Dari atas jurang goa besar ini tidak kelihatan karena tertutup tubir batu dan semak belukar rimbun. Di pertengahan goa, tenggelam dalam kegelapan ada sebentuk batu berlumut setinggi menusia yang duduk bersila.
Beberapa benda hidup bergerak me
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #120 : Kembali Ke Tanah Jawa - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Minggu, 02 November 2014
ANJING CERDAS
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
SEMANGKUK BAKSO
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
SIFAT KEPITING
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
AYAH, ANAK DAN BURUNG GAGAK
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
BERHENTILAH MENGELUH
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 01 November 2014
KEPOMPONG DAN KUPU-KUPU
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Perjuangan Agar Bisa Menghafal Pantun
Hai! Namaku Tata. Aku mempunyai teman yang bernama Arin. aku juga punya teman yang sering meldekku, yaitu Raisa. Aku memang lemah dalam Pantun, tapi, aku sering dijuluki kutu buku.
“Tata! Kasihan banget sih kamu! Gak bisa menghafal pantun! Aku dong! Bisa! Gak kayak kamu!” Ledek Raisa kepada ku. Aku hanya terdiam dan maju ke depan karena dipanggil Bu Rini untuk membaca pantun. Tata membacakan dengan lantang:
Ayam berkokok ayam betina
Ayam dipotong, jadilah kecil
Namaku adalah Tata,
Dan yang… Dan yang…
“Aku lupa!” Kata ku. Teman temannya tertawa. “Hahahahaaa” tawa Raisa, anak yang mengejek ku. Aku pun duduk di kursi ku dan terlihat sedih. Arin, temanku menenangkan ku.
Kringgggggg bel istirahat berbunyi.
Aku berlari ke Toilet bersama Arin.
Di toilet
“Kenapa sih aku gak bisa ngehafal pantun kayak kamu!” Seruku sambil menangis. “Jangan menangis Ta… Kamu pasti bisa, aku akan ajari kamu setiap pulang sekolah”. jelas Arin. “Bener nih Rin?” Tanyaku serius. “bener dong!” Jawab Arin.
Pulang sekolah
“Rin! Kamu jadi kan ngajarin aku?” Tanyaku. “Siap!” Seru Arin.
Akhirnya, aku terus berlatih, hingga 2 minggu, aku sudah bisa menghafal pantun.
Aku melihat, ada sesuatu pengumuman. Dan…! Itu pengumuman lomba Pantun! Aku pun ingin ikut. Aku mendaftarkannya ke bu Rini, guru kelas ku.
Menghafal…
Aku menghafal dengan serius, tanpa basa basi lagi, Akupun berjuang dan akhirnya hafal.
Perlombaan…
Aku giliran ke 4 dan ini sudah giliran ke 3. giliran ke 3
... baca selengkapnya di Perjuangan Agar Bisa Menghafal Pantun - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1