Minggu, 22 Februari 2026

Sahur Cerdas Energi Tuntas

 Oleh: Arie Widowati



Sahur sering kali dianggap sekadar “pengganjal” sebelum imsak. Padahal, sahur adalah fondasi energi kita sepanjang hari. Jika fondasinya kuat, insyaAllah puasa terasa lebih ringan, fokus lebih terjaga, dan ibadah lebih maksimal. Maka tahun ini, mari kita ubah cara pandang: sahur bukan asal kenyang, tapi harus cerdas dan menyehatkan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Bersahurlah kalian, karena dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kata barakah di sini bukan hanya soal pahala, tetapi juga kebaikan yang bertambah dan manfaat yang meluas. Sahur yang baik bukan sekadar menunda lapar, tetapi menguatkan tubuh agar mampu beribadah dengan optimal.

Allah juga berfirman:

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)

Ayat ini menjadi prinsip utama sahur sehat: cukup, seimbang, dan tidak berlebihan.

 

🍽️ Ide Menu Sahur Sehat dan Praktis

Berikut beberapa ide sahur yang bisa dicoba:

1.     Karbohidrat kompleks

Pilih nasi merah, oatmeal, roti gandum, atau kentang rebus. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga energi lebih stabil dan tidak cepat lapar.

 

2.     Protein berkualitas

Telur, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, atau ikan sangat baik untuk menjaga rasa kenyang lebih lama. Protein membantu mempertahankan massa otot dan menjaga stamina selama puasa.

 

3.     Serat dan sayur

Tambahkan tumis sayur, lalapan, atau sup bening. Serat membantu pencernaan lebih lancar dan membuat perut terasa nyaman.

 

4.     Buah dan air putih yang cukup

Pilih buah yang mengandung banyak air seperti semangka, melon, atau pepaya. Jangan lupa minum air putih minimal 2–3 gelas saat sahur untuk mencegah dehidrasi.

 

5.     Kurangi gula berlebihan

Minuman manis memang menggoda, tetapi gula berlebih bisa membuat energi cepat naik lalu turun drastis. Lebih baik pilih madu secukupnya atau kurma dalam jumlah wajar.

 

Rasulullah ﷺ sering berbuka dan bersahur dengan kurma. Selain sunnah, kurma juga mengandung gula alami dan serat yang baik untuk tubuh.


Jangan Lewatkan Waktu Sahur

Selain menu, waktu juga penting. Menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur adalah sunnah yang membawa keberkahan. Sahur mendekati waktu imsak membantu tubuh memiliki cadangan energi lebih optimal.

Namun yang tak kalah penting adalah niat. Sahur bukan sekadar makan dini hari, tetapi bagian dari ibadah. Bahkan bangun untuk sahur saja sudah bernilai pahala jika diniatkan karena Allah.

 

Sahur dan Spirit Pengendalian Diri

Sahur sehat juga bagian dari latihan pengendalian diri. Kita belajar memilih yang baik, bukan sekadar yang enak. Kita belajar cukup, bukan berlebihan. Puasa bukan ajang “balas dendam” makan, tetapi momentum menata pola hidup.

Sahur yang cerdas membuat tubuh ringan, pikiran jernih, dan hati lebih siap menyambut hari dengan sabar. Dengan tubuh yang sehat, shalat lebih khusyuk, tilawah lebih fokus, dan aktivitas tetap produktif.

 

“Sahur bukan tentang seberapa banyak yang kita makan, tetapi seberapa bijak kita memilih.”

Mari jadikan sahur tahun ini lebih terencana. Lebih sehat. Lebih berkah. Karena Ramadhan bukan hanya detoks hati, tetapi juga detoks pola hidup.

Semoga setiap suapan sahur menjadi energi ibadah, setiap tegukan air menjadi penguat kesabaran, dan setiap niat yang kita luruskan menjadi jalan keberkahan.

“Challenge Menulis IIDN”

 #IIDN #IIDNRamadanChallenge #Day2

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar